Tampilkan postingan dengan label motor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label motor. Tampilkan semua postingan

Jumat, 20 Desember 2013

Cara menyetel busi motor


Cara menyetel busi motor - bagi anda yang suka otak-ating dengan kendaraan sepeda motornya maka untuk kali ini simple teori akan mengulas tentang bagaimana cara melakukan penyetelan  pada busi atau yang dalam bahasa inggrisnya adalah spark plug

Perfoma mesin sangat tergantung dari kesempurnaan proses pembakaran dalam silinder. Dimana keberhasilan itu ditunjang bunga api busi. Apakah jarak loncatannya mampu membakar semua aliran gas bakar dari karburator yang sistem dan waktunya sudah diatur CDI dan koil.



Nah, untuk mengetahui kemampuan mesin dipengaruhi loncatan api busi tadi, Em-Plus dibantu Suwandi, mekanik NY Motor di Jl. Pangkalan Jati, Pondok Labu, Jakarta Selatan. Melakukan tes perfoma mesin dengan cara mengatur celah atau gap busi di motor standar. Mulai dari posisi gap sangat rapat, standar hingga yang paling renggang sekalipun.

Dari hasil tes, gap busi yang dilakukan di bebek Suzuki Smash Titan 115 dapat disimpulkan. Untuk gap jarak busi sangat rapat dari ukuran standar atau lebih dekat ke elektroda, yang terjadi mesin agak sulit dihidupkan pastinya. Kalaupun bisa hidup, akselarasi sering tersendat-sendat. Bahkan di rpm idel, tak jarang mesin mati mendadak.

Sebaliknya bila gap busi dibikin sangat renggang atau di atas 0,7 mm untuk ukuran standar Smash Titan 115. Performa mesin memang sedikit lebih enak atau ringan dibanding gap busi standar. Idelnya normal, namun pada saat mesin diajak bergasing tinggi, dari bagian dalam silinder terdengar suara gemericik mirip knocking tapi halus.

Artinya, gap busi standar adalah yang ideal. Mesin mudah nyala, performa tetap optimal dan tidak boros bensin. Dan hasil tes ini bisa jadi acuan pemilik motor dalam menentukan gap busi agar lebih memperhatian kondisi mesin, sehingga pencemaran udara bisa diminimalisasi. (motorplus-online.com)

Demikianlah ulasan mengenai Cara menyetel busi motor semoga bisa bermanfaat bagi siapa saja yang membacanya dan menambah wawasan dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi sekian dari kami sampai jumpa lagi pada ulasan berikutnya.
ReadFull Article ..

Senin, 28 Oktober 2013

TIPS PERAWATAN MOTOR RINGAN

Rantai (Chain Drive) : Lumasi selalu rantai roda dengan pelumas khusus rantai atau menggunakan oli SAE 90 karena dengan adanya kotoran yang menempel di rantai, berpotensi menimbulkan keausan dini pada rantai.

Kanvas Rem (Shoe Brake) : Idealnya harus diganti setelah menempuh jarak 8000 km, untuk sepeda motor Honda. Ciri-ciri kampas rem yang sudah tidak berfungsi dengan baik adalah berbunyi mendecit ketika dipakai mengerem.

Oli mesin (Engine Oil) : Untuk Sepeda Motor Honda, harus diganti setelah menempuh jarak 2000 km atau 2 bulan dari penggantian oli sebelumnya, mana yang terlebih dahulu dicapai. Khusus untuk tipe cub dan sport. Untuk tipe matic setiap 4000 km atau 4 bulan dari penggantian oli sebelumnya, mana yang terlebih dahulu dicapai. Hal tersebut harus dilakukan agar mesin sepeda motor tidak cepat mengalami kerusakan atau keausan.

ReadFull Article ..